Banner Sustainability Poduction

Sustainability

Produksi

Keberlanjutan melekat secara natural pada produk-produk APP Sinar Mas karena kami menggunakan serat yang diperoleh secara bertanggung jawab, terbarukan, dan dapat didaur ulang. Lebih dari itu, kami menerapkan desain inovatif dan memastikan proses manufaktur berefisiensi tinggi untuk melestarikan lingkungan demi generasi yang akan datang.

Sustainability

Produksi

Keberlanjutan melekat secara natural pada produk-produk APP Sinar Mas karena kami menggunakan serat yang diperoleh secara bertanggung jawab, terbarukan, dan dapat didaur ulang. Lebih dari itu, kami menerapkan desain inovatif dan memastikan proses manufaktur berefisiensi tinggi untuk melestarikan lingkungan demi generasi yang akan datang.

Sustainability - Production

Pengadaan yang Bertanggung Jawab

Guna mencapai tujuan keberlanjutan di bidang produksi, kami mewajibkan semua mitra dan calon mitra pemasok untuk mematuhi Forest Conservation Policy (FCP). Selain itu, kami juga telah mengembangkan Responsible Fiber Procurement and Purchasing Policy (RFPPP) untuk memberi panduan pada para mitra pemasok. Kebijakan tersebut menyediakan sebuah framework menyeluruh untuk proses dan kriteria spesifik yang kami gunakan untuk mengevaluasi kepatuhan mereka terhadap FCP.

Selain itu, kami juga mengembangkan Supplier Evaluation and Risk Assessment (SERA) untuk memfasilitasi implementasi RFPPP di seluruh rantai pasokan serat kami. Untuk pemasok baru, SERA berperan sebagai penyaring awal untuk mengevaluasi tingkat risiko dari operasi perusahaan yang dimaksud. Setelah masuk ke daftar kami, para pemasok yang telah disetujui harus menjalani evaluasi SERA setiap tahun untuk memastikan kepatuhannya terhadap FCP.

Perusahaan, atau perusahaan terkaitnya di industri kayu pulp, mengkonversi hutan alam setelah 1 Februari 2013

Negara/wilayah

Spesies pohon

Sertifikasi/verifikasi pihak ketiga

Sistem lacak bulak

Kepatuhan hukum

Perlindungan area hutan dengan Nilai Konservasi Tinggi/Stok Karbon Tinggi

Perlindungan spesies yang dinyatakan terancam punah oleh Daftar Merah IUCN dan CITES.

Penghormatan perusahaan atas hak asasi manusia dan sipil tradisional

Kepatuhan terhadap Konvensi Inti ILO

Penghormatan perusahaan atas kesehatan dan keamanan pekerja kehutanan

Tidak ada organisme rekayasa genetika (GMO's)

Kami hanya menerima kayu dari pemasok yang sama sekali tidak mengonversi area hutan teridentikasi HCS setelah Februari 2013.

Berdasarkan hasil penilaian risiko, kami membagi para calon pemasok ke dalam dua kategori, yakni "risiko signifikan" dan "risiko tak berarti." Jika masuk ke dalam kategori risiko signifikan, pemasok diwajibkan mengimplementasikan tindakan perbaikan dalam batas waktu tertentu. Jika perbaikan tak dilakukan, perusahaan tak akan diterima sebagai pemasok.

Kami mengunggah ringkasan laporan penilaian pemasok di dasbor pemantauan FCP untuk notifikasi publik, 14 hari sebelum menentukan apakah akan menerima atau menolak calon pemasok ke dalam rantai pasokan kayu pulp kami.

Karbon dan Energi

carbon

Uap yang dikeluarkan oleh Pabrik kami telah dikonversi menjadi tenaga listrik. Hal ini merupakan langkah kami menjauhi bahan bakar fosil dan menuju sumber energi terbarukan.

Kurang dari 11% emisi kami terkait tenaga listrik berbayar yang didapatkan dari batu bara atau gas alam. Kami memitigasi dampak karbon melalui pertimbangan matang akan penggunaan bahan bakar, selain berinvestasi untuk metode produksi yang efisien guna memastikan kebutuhan energi kami serendah mungkin. Langkah-langkah tersebut telah menghasilkan dampak yang positif.

Kami mencapai pengurangan intensitas karbon sebesar 18% pada akhir 2018, dibandingkan dengan garis acuan 2012. Pencapaian ini sebagian besar berkat penggantian bahan bakar fosil dengan sumber terbarukan, dan melampaui target pengurangan kami yang berada di angka 10%, sebagaimana diuraikan dalam Sustainability Roadmap Vision 2020. Sementara itu, intensitas energi kami berkurang sebesar 9% di akhir 2018, dibandingkan dengan garis acuan 2012, hanya sedikit melenceng dari target 10%.

Air

Air merupakan kunci bagi operasi kami di berbagai tahap produksi. Kami menyadari tanggung jawab untuk melindungi sumber-sumber air dari daerah setempat yang kami gunakan bersama masyarakat di sekitar pabrik.

Hal ini memandu upaya APP guna meminimalisir konsumsi air, sekaligus juga memastikan buangan air dari proses produksi kami memenuhi standar lingkungan tertinggi. Untuk itu, studi keseimbangan air dan pengujian sampel rutin dilakukan oleh pakar eksternal di seluruh pabrik kami.

Studi dan pengecekan ini menunjukkan hasil positif, sebagaimana terlihat pada angka yang diperoleh di tahun 2018 : yaitu 15% air yang digunakan dalam proses produksi telah digunakan kembali atau didaur ulang.Berkurangnya ketergantungan akan air tawar ini mengakibatkan pengurangan intensitas air sesuai kebutuhan dengan penurunan hingga 24% dibandingkan dengan garis acuan 2013.

Menyusul pemasangan mesin tisu baru dan sejumlah teknik modifikasi terarah, Pindo Deli Perawang menjadi acuan APP dalam hal pengelolaan air yang efektif. Pabrik tersebut telah mengurangi intensitas air hingga 41% antara 2015 dan 2018. Capaian ini merupakan hasil audit tim Pindo Deli yang bekerja dengan cara terbalik, yaitu dari buangan air ke sumber air dan mengidentifikasi sejumlah area untuk diperbaiki. Temuan ini diikuti serangkaian modifikasi pada sistem pompa, penyegelan, dan cuci pancuran, area-area kunci yang menghasilkan perkembangan signifikan sebagaimana dijelaskan di atas.

Selain itu, perkembangan berarti juga terjadi di pabrik-pabrik kami yang lain, seperti Indah Kiat Perawang. Air digunakan kembali di sejumlah tahap produksi, mengurangi ketergantungan akan air tawar. Pabrik tersebut juga telah mengimplementasikan sejumlah perbaikan yang berhasil mengurangi tingkat pengenceran air panas, serta pemulihan air dari kondensat--cairan yang dikumpulkan lewat proses kondensasi--dua langkah yang mengurangi intensitas air di pabrik tersebut secara signifikan.

Indah Kiat Perawang mengambil langkah lebih jauh, mengurangi Total Suspended Solids (TSS) dari aktivitas pembuatan pulp hingga 63% dengan mengubah peralatan yang ada dan memasang peralatan pemulihan serat. Investasi dan peningkatan akan berlanjut di sepanjang 2019, dengan target pengurangan TSS sebesar 83%.

Limbah

Mayoritas limbah yang dihasilkan pabrik kami berasal dari produksi daya, selain dari proses-proses pembuatan pulp dan kertas. Sebagai bagian dari komitmen kami terhadap konsep ekonomi sirkular, kami telah mengimplementasikan sejumlah kebijakan untuk meminimalisir dan menggunakan barang-barang sisa produksi yang biasanya dibuang sebagai limbah.

Kami mengubah barang-barang sisa produksi, termasuk black liquor dan kulit kayu, menjadi sumber energi yang secara langsung menggantikan bahan bakar fosil di pabrik-pabrik pulp dan kertas terintegrasi kami. Selain mengalihkan limbah dari tempat pembuangan akhir, menggunakan aliran limbah ini secara produktif juga membantu mengurangi angka intensitas karbon secara signifikan. Pada 2018, pabrik terintegrasi kami menggunakan lebih dari 9 juta ton barang-barang sisa produksi tersebut.

Bekerja sama dengan pemerintah lokal yang mengeluarkan izin pengelolaan limbah, kami terus mencari mitra dan teknologi yang cocok untuk menyediakan kesempatan pemanfaatan limbah sebagai sumber energi.

Kertas Bersertifikasi

Kami telah memperluas wilayah rantai pasokan yang tersertifikasi secara resmi oleh pihak ketiga. Kami menggunakan sertifikasi sebagai jaminan mengikat yang memungkinkan kami untuk melacak serat yang kami gunakan hingga ke sumbernya, sebagaimana dibutuhkan untuk memastikan pengelolaan yang baik dan legalitasnya.